Survei Reuters menunjukkan persediaan minyak sawit Malaysia diperkirakan naik ke level tertinggi dalam lima bulan pada Juli. Kondisi tersebut terjadi seiring pertumbuhan produksi yang melampaui permintaan yang masih kuat.
Dewan Minyak Sawit Malaysia (Malaysian Palm Oil Board/MPOB) dijadwalkan merilis data permintaan dan pasokan minyak sawit untuk Juli pada 10 Agustus.
Pada hari yang sama, perusahaan survei kargo juga akan mempublikasikan estimasi ekspor minyak sawit untuk periode 1-10 Agustus.
Di tengah tekanan dari sisi pasokan dan ekspor, harga minyak sawit masih mendapatkan dukungan dari penguatan harga minyak mentah dunia.
Harga minyak mentah melanjutkan penguatan seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap akses kapal di Selat Hormuz.