"Transaksi ini dilakukan Perseroan untuk mendukung rencana pengembangan usaha dan modal kerja MS sesuai dengan yang tertera dalam Prospektus," kata manajemen CMRY dikutip Sabtu (19/9/2026).
Manajemen menegaskan, transaksi tersebut tidak mengakibatkan perubahan pengendalian atas Macrosentra Niagaboga. CMRY tetap menjadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan sebesar 99,99 persen pada perusahaan tersebut.
Selain itu, transaksi ini tidak memberikan dampak material terhadap kondisi keuangan, kegiatan operasional, maupun kelangsungan usaha CMRY.
Sebelumnya, CMRY juga telah menyuntikkan modal sebesar Rp375 miliar kepada PT Macroprima Panganutama pada Juli 2026.
Dengan tambahan modal terbaru sebesar Rp200 miliar, total suntikan modal CMRY kepada Macroprima Panganutama sepanjang 2026 mencapai Rp575 miliar.
(DESI ANGRIANI)