Buka peluang kerja sama dengan perusahaan teknologi global
Untuk mempercepat pengembangan bisnis tersebut, RSCH membuka peluang bekerja sama dengan perusahaan teknologi asing. Melalui kolaborasi ini, perseroan berpeluang mengombinasikan pengalamannya di industri kesehatan dengan kapabilitas teknologi dari mitra global, sehingga pengembangan use case AI dapat berjalan lebih cepat.
"Kami ingin memastikan bahwa pengembangan AI ini bukan hanya mengikuti tren teknologi, tetapi benar-benar dapat memberikan manfaat secara bisnis dan pada akhirnya memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan perseroan," kata Junianto.
Meski demikian, rencana tersebut masih berada dalam tahap penjajakan. Perseroan masih mengevaluasi model bisnis, kebutuhan teknologi, serta peluang monetisasi sebelum masuk ke tahap implementasi yang lebih luas.
Secara global, pasar AI di sektor healthcare juga menunjukkan prospek pertumbuhan yang kuat. Berdasarkan riset Fortune Business Insights, nilai pasar AI di sektor kesehatan global diperkirakan mencapai USD56 miliar pada 2026 dan berpotensi melesat hingga USD1.033,27 miliar pada 2034, atau tumbuh dengan CAGR 43,96 persen sepanjang periode tersebut.
Pertumbuhan tersebut mencerminkan semakin besarnya kebutuhan terhadap efisiensi, analisis data, otomatisasi, dan digitalisasi layanan kesehatan. Tren ini turut menjadi salah satu peluang yang dilirik RSCH untuk mengembangkan sumber pertumbuhan baru.