Namun, pergerakan positif tidak merata. Shanghai Composite China turun 0,45 persen, sedangkan Hang Seng Hong Kong melemah 1,50 persen.
Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street berakhir melemah pada Rabu (16/9/2026).
Pasar berbalik turun setelah sempat menguat pada awal perdagangan, sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS meningkat setelah The Fed menaikkan suku bunga dan mengisyaratkan kenaikan lanjutan.
Mengutip Reuters, The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin, kenaikan pertama sejak 2023. Ketua baru The Fed Kevin Warsh turut memberikan suara bulat mendukung keputusan tersebut.
Kebijakan itu ditempuh bank sentral AS untuk merespons tekanan inflasi yang salah satunya dipicu kenaikan harga minyak.