Di sisi lain, mengutip Trading Economics, data menunjukkan ekspor Jepang meningkat 16,7 persen pada September 2026. Namun, angka tersebut di bawah perkiraan 20,1 persen dan menjadi pertumbuhan paling lambat sejak April.
Meski demikian, ekspor Jepang mencatat pertumbuhan selama 13 bulan berturut-turut, didukung permintaan yang kuat terhadap semikonduktor dan produk terkait AI.
Sementara itu, saham Korea Selatan melonjak 4,72 persen pada Rabu, bangkit dari level penutupan terendah dalam enam bulan.
Kenaikan didorong saham produsen chip setelah data ekspor menunjukkan penguatan dan prospek permintaan yang lebih baik.
Pada Selasa (20/10), indeks Korea Selatan mencatat level penutupan terendah sejak 7 April.