Kondisi ini membuat kurva imbal hasil semakin curam di tengah meningkatnya keraguan terhadap kemampuan Federal Reserve menjaga ekspektasi inflasi tetap terkendali.
Indeks Kospi Korea Selatan melonjak 14 persen sesaat setelah pembukaan perdagangan pada Jumat, membalikkan penurunan tajam yang terjadi pada awal pekan.
Sementara itu, indeks Nikkei Jepang menguat 5 persen dan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 3 persen.
Shanghai Composite mendaki 1,04 persen dan ASX 200 Australia naik 0,22 persen.
Penguatan tersebut mengikuti lonjakan saham raksasa teknologi Microsoft dan Amazon pada perdagangan Wall Street semalam.
Kinerja keuangan dan proyeksi yang positif dari kedua perusahaan itu turut mendorong kenaikan saham-saham semikonduktor, sekaligus meredakan kekhawatiran investor terhadap besarnya belanja modal (capital expenditure/capex) untuk pengembangan AI.