Di Korea Selatan, pelaku pasar juga memperkirakan imbal hasil obligasi kembali naik seiring meredanya dampak langkah pemerintah untuk meredam volatilitas serta menguatnya ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut.
Di pasar global, kontrak berjangka (futures) indeks saham Amerika Serikat (AS) bergerak naik tipis setelah perdagangan Wall Street yang berfluktuasi sepanjang pekan lalu.
Indeks S&P 500 sempat mencetak rekor pada Selasa, sebelum terkoreksi dalam dua sesi berikutnya akibat kekhawatiran terhadap permintaan terkait kecerdasan buatan (AI).
Indeks kemudian kembali menguat pada Jumat seiring investor mengantisipasi musim laporan keuangan yang kuat dan masih berada tidak jauh dari level tertingginya.
Investor kini menantikan sejumlah data inflasi AS dan Eropa yang akan dirilis pekan ini. Sejumlah pejabat bank sentral juga dijadwalkan menyampaikan pidato.