IDXChannel - PT Endorshine Energy Solutions (EES) meraih fasilitas pembiayaan dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dengan nilai maksimum USD9,8 juta atau setara dengan Rp175 miliar.
EES merupakan anak usaha tak langsung dari PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) melalui PT Arkora Tenaga Matahari dan PT Arjuna Hidro. EES meneken perjanjian pembiayaan dengan SMI pada 21 September 2026.
"Perjanjian tersebut bertujuan untuk pembiayaan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) milik EES yang telah beroperasi secara komersial," kata Corporate Secretary PT Arkora Hydro Tbk, Ricky Hartono dalam keterbukaan informasi, Rabu (23/9/2026).
Pemberian fasilitas pembiayaan tersebut tergolong transaksi material sebagaimana diatur dalam POJK 17/2020 mengingat nilainya melebihi 20 persen dari ekuitas ARKO per akhir 2026. Namun, transaksi ini dikecualikan untuk menggunakan penilaian dan RUPS karena diperoleh secara langsung dari kreditur.
Sebagai informasi, EES merupakan perusahaan yang belum lama ini diambil alih oleh ARKO. Pada 12 Agustus 2026, ARKO mengakuisisi 100 persen saham EES yang mengoperasikan PLTS di Batam dan Bintan, Kepulauan Riau (Kepri).
ARKO mengakuisisi EES melalui PT Arkora Tenaga Matahari (ATM) dan PT Arjuno Hidro (AJ). ATM menguasai 99,99 persen saham EES, sedangkan AJ memiliki 0,01 persen saham.
Presiden Direktur PT Arkora Hydro Tbk, Aldo Artoko mengatakan, akuisisi EES merupakan bagian dari strategi perseroan untuk memperluas portofolio energi terbarukan dan mencari peluang pertumbuhan secara organik maupun anorganik.
Hingga akhir Agustus 2026, ARKO mengelola 6 proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan 5 proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
6 PLTA tersebut memiliki kapasitas 62,8 Megawatt (MW), sedangkan 5 proyek PLTS memiliki total kapasitas 55,3 MWp. Dengan demikian, perseroan saat ini memiliki total kapasitas terkontrak sebesar 118,1 MW.
(Rahmat Fiansyah)