Dari sisi operasional, laba usaha perseroan pada kuartal III-2026 tumbuh 10 persen secara tahunan, terutama ditopang oleh peningkatan pendapatan. Namun, marjin laba usaha relatif stagnan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kuartal III-2026 menjadi periode pertama dengan basis perbandingan tahunan yang bersih setelah divestasi Lawson.
Sejalan dengan peningkatan laba bersih, laba per saham dasar MIDI juga naik menjadi Rp21,10 per saham dari sebelumnya Rp17,67 per saham.
Adapun jaringan gerai Alfamidi bertambah menjadi 2.708 gerai hingga September 2026. Jumlah tersebut terdiri dari 2.436 minimarket milik sendiri, 182 minimarket dengan skema waralaba, 86 supermarket Alfamidi Super milik sendiri, satu supermarket dengan skema waralaba, serta tiga gerai toko buah Midi Fresh.
Per 30 September 2026, total aset MIDI mencapai Rp9,5 triliun, jumlah liabilitas Rp4,6 triliun dengan total ekuitas mencapai Rp4,85 triliun.
(DESI ANGRIANI)