Namun, masyarakat tetap perlu memahami bahwa kondisi yang mendasarinya bisa lebih serius, salah satunya adalah gagal jantung.
“Jantung bengkak itu bukan kata-kata yang mungkin membuat sedikit lega buat pasien. Tapi di satu pihak itu menutupi satu masalah yang sangat serius, yaitu istilah gagal jantung,” tuturnya.
Ia menjelaskan gagal jantung merupakan penyakit kronis dan progresif. Artinya, ketika seseorang mendapatkan perawatan lalu keluhan seperti sesak atau kaki bengkak menghilang, bukan berarti penyakitnya otomatis selesai.
“Kalau hari ini keluhan, masuk rumah sakit, kita stabilkan, keluhannya mau berkurang, bengkak kaki menghilang, sesak hilang, bukan berarti penyakitnya selesai di situ,” ujar Leonardo.
Pasien tetap membutuhkan penanganan dan pemantauan dalam jangka panjang agar kondisi tidak terus mengalami penurunan.