IDXChannel—Audemars Piguet meluncurkan program jual beli item bekas bersertifikat, The Watch Keepers, untuk pemilik jam tangannya. Dengan program ini, brand jam tangan mewah asal Swiss ini resmi memasuki pasar barang bekas (secondary market/pre-owned).
Program ini diluncurkan dalam bentuk ekosistem digital untuk mewadahi aktivitas jual beli arloji buatan Audemars Piguet di kalangan pemiliknya, baik arloji keluaran baru maupun produksi lama (vintage).
The Watch Keepers memungkinkan pemilik dan kolektor jam tangan untuk menjual dan membeli jam tangan tanpa kekhawatiran akan penipuan atau barang palsu. Audemars Piguet memberlakukan standar proses verifikasi yang ketat di platform ini.
Melansir CNA (2/11/2026), program jual beli ini akan dikelola secara langsung oleh Audemars Piguet, sehingga semua jam tangan yang dikirimkan ke pusat servis akan mendapat perawatan secara langsung oleh ahli.
Semua penjual atau pemilik Audemars Piguet yang ingin melepas koleksinya di program ini diwajibkan untuk mendaftar dan mengikuti proses verifikasi untuk membuktikan keaslian kepemilikannya.
Jam tangan yang diajukan ke Audemars Piguet untuk dijual kembali setidaknya harus berusia minimal dua tahun setelah penjualan ritel pertamanya dan setelah disetujui, harus dikirimkan ke Audemars Piguet dengan kurir yang menyediakan asuransi.
Setelahnya, jam tangan yang akan dijual kembali akan diperiksa kondisi dan keasliannya, dievaluasi langsung oleh ahli. Kemudian jam tangan akan difoto dan diberi rating grade untuk mengkategorikan kondisi kotak kemasan, tombol dial, dan sebagainya.
Karena program ini dikelola langsung oleh brand yang memproduksi jam tangan tersebut, pemeriksaan kondisi jam juga akan lebih detail dibandingkan dengan pemeriksaan yang dilakukan toko-toko ritel.
Kemudian pemilik jam dapat memilih untuk memasang harga sendiri atau menggunakan format lelang dinamis untuk menjual koleksinya dengan harga terbaik. Pembeli juga akan menjalani proses registrasi yang tak kalah ketat.
Setelah item laku terjual, The Watch Keepers akan mengantarkan jam tangan tersebut dengan sertifikat keaslian dan garansi dua tahun. Untuk menjaga kualitas kurasi, Audemars Piguet hanya akan menampilkan 100 jam tangan pada platform-nya.
Peluncuran platform jual beli jam tangan bekas ini dinilai akan membuka peluang baru untuk kolektor generasi lama dan baru. Koleksi-koleksi langka yang tak tersedia di butik-butik, kini berpeluang untuk ditemui di platform The Watch Keepers.
Namun, program jual beli ini baru tersedia untuk kawasan Swiss dan Erupa. Meskipun demikian, Audemars Piguet berencana untuk memperluas penyediaan platform ini dalam skala global.
Konsep ‘wadah jual beli’ untuk kolektor langsung dari brand seperti ini bukanlah hal baru. Brand-brand jam tangan mewah lainnya seperti Rolex dan Vacheron Constantin telah meluncurkan program ini terlebih dahulu untuk mengontrol pasar barang bekas untuk jam tangan buatannya masing-masing.
Langkah ini diambil untuk menjaga keaslian, keandalan, reputasi, dan sejarah brand.
(Nadya Kurnia)