“Mulai dari kru yang membangun pertunjukan hingga pengemudi, pemilik usaha kuliner, dan pekerja layanan lainnya, mereka semua adalah bagian dari YE Live in Jakarta. Mereka semua adalah tuan rumahnya,” katanya.
Selain mendorong aktivitas ekonomi, konser Kanye West juga diperkirakan melibatkan sekitar 5.000 tenaga kerja Indonesia dalam berbagai bidang.
Ribuan pekerja tersebut terlibat dalam instalasi panggung, teknisi suara dan tata cahaya, kru LED dan video, logistik, keamanan, layanan medis, usher, hingga kebersihan.
Keterlibatan tenaga kerja lokal tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan sumber daya manusia dalam penyelenggaraan konser dengan standar produksi internasional.
Penyelenggaraan konser ini mendapat dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, dan Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, bersama sejumlah sponsor dan mitra.
(Wahyu Dwi Anggoro)