“Streamlining itu bukan tujuan akhir. Yang paling penting adalah bagaimana aset-aset BUMN yang sudah ditata bisa dikelola lebih optimal, lebih produktif, dan benar-benar menciptakan nilai tambah buat negara,” kata Dony di Jakarta, baru-baru ini.
Dalam konteks tersebut, konsolidasi perusahaan asset management BUMN dinilai dapat menjadi salah satu langkah untuk memperkuat pengelolaan aset negara. Penggabungan PNM Investment Management, BNI Asset Management, dan BRI Manajemen Investasi ke dalam Mandiri Manajemen Investasi sebagai surviving entity diharapkan menciptakan skala usaha yang lebih besar dan efisien.
Ekonom Universitas Andalas Fajri Adrianto mengatakan, terdapat dua sumber utama sinergi dalam merger, yakni penguatan pendapatan (revenue enhancement) dan pengurangan biaya (cost reduction). Skala pengelolaan aset yang lebih besar juga dapat memperkuat daya saing perusahaan investasi BUMN.
“Sinerginya bisa berasal dari penguatan pendapatan dan efisiensi biaya. Dengan bergabungnya empat perusahaan ini, skala pengelolaan aset menjadi lebih besar sehingga kapasitas perusahaan investasi BUMN untuk bersaing juga semakin kuat,” kata Fajri saat dihubungi, Sabtu (15/8/2026).