"Soal rokok ilegal, saya yakin Pak Djaka ada ya, tadi Pak Djaka ada pakai baju putih. Pak Djaka gempur terus, sepakat, ya kan? Pak Djaka telah bekerja dengan teman-teman, teman-teman Direktorat, Jenderal Bea Cukai, sepemantauan saya, penangkapan kegiatan-kegiatan ilegalnya itu menjadi lebih kuat, dan akan kita lanjutkan terus. Yang ilegal itu bukan hanya rokok, tapi berbagai macam hal yang lain yang harusnya kita tangani," ujarnya.
Selain itu, Suahasil merespons penantian publik dan media terkait publikasi data kinerja fiskal bulanan (APBN KiTa) yang sempat tertunda.
Ia berjanji akan merilis laporan data APBN periode Juli dan Agustus secara sekaligus (dirapel) dengan cakupan data yang lengkap.
"Saya rasa untuk sore ini, kita cukupkan dulu, kami akan segera melihat, karena kan pasti teman-teman media udah nungguin APBN akhir Agustus ya? Ya nanti Juli sama Agustus, udah kita rapel. Kita rapel pake data yang lengkap," kata Suahasil.
Adapun mengenai agenda serah terima jabatan (sertijab) dari pejabat terdahulu, Suahasil mengarahkan agar teknis pelaksanaan dikonfirmasikan kepada Sekretaris Jenderal Kemenkeu.
"Nanti kita atur. Tanya Pak Sekjen, pasti disampaikan ke teman-teman media semua," ujarnya. (Febrina Ratna Iskana)