Meski demikian, importir gas, Gas Supply, menyatakan, kebijakan pemerintah Indonesia ini memberikan dampak kepada pelanggannya di Singapura.
"Kami telah berkomunikasi langsung dengan para pelanggan yang terdampak, dan kami menghargai kesabaran serta pengertian mereka selama ini," ujar salah seorang juru bicara dari Gas Supply.
Perusahaan menambahkan, mereka terus berkoordinasi secara intensif dengan pemasok hulu untuk menangani situasi ini.
Namun, pernyataan tersebut tidak merinci berapa banyak pelanggan yang terdampak ataupun berapa lama pengurangan pasokan ini diperkirakan akan berlangsung.