IDXChannel - Ekonomi Singapura tumbuh 5,4 persen pada kuartal III-2026, sedikit lebih lambat dari pertumbuhan 6,2 persen di triwulan sebelumnya.
Dilansir dari CNA pada Rabu (14/10/2026), angka tersebut merupakan perkiraan awal dari Kementerian Energi, Perdagangan, dan Industri (METI) Singapura.
Secara kuartalan yang disesuaikan secara musiman, ekonomi Singapura tumbuh 1,1 persen pada Juli-September, sedikit lebih lambat dibandingkan dengan pertumbuhan 1,5 persen pada April-Juni.
Perkiraan awal dihitung dari data pada dua bulan pertama kuartal tersebut, Juli dan Agustus dalam hal ini.
Perkiraan ini dimaksudkan sebagai indikator awal dan dapat direvisi di kemudian hari ketika lebih banyak data tersedia.
Sektor manufaktur tumbuh 7,5 persen pada kuartal lalu, melambat dari ekspansi 12,9 persen di triwulan sebelumnya.
"Pertumbuhan di sektor manufaktur didorong oleh ekspansi produksi di klaster elektronik, teknik presisi, teknik transportasi, dan manufaktur umum," kata METI dalam siaran persm
Ekspansi di sejumlah klaster tersebut mengimbangi penurunan produksi di klaster manufaktur kimia dan biomedis.
Secara kuartalan berdasarkan penyesuaian musiman, sektor manufaktur mengalami kontraksi sebesar 0,9 persen pada kuartal lalu, dibandingkan dengan pertumbuhan 6,3 persen di triwulan sebelumnya. (Wahyu Dwi Anggoro)