Diharapkan ke depannya, kerja sama di antara badan usaha ketenagalistrikan bisa terjalin tidak hanya di Kawasan Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Filipina, namun juga melingkupi seluruh ASEAN.
"Tentunya kerja sama yang terjalin hari ini akan menjadi penguatan dan peningkatan upaya kita semua dalam mencapai ketahanan energi yang berkelanjutan serta mempercepat proses transisi energi," pungkas Agung.
Di samping penandatangan MoU di atas, terdapat beberapa kesepakatan antarmitra strategis untuk mempertegas komitmen ACE guna mendorong perubahan positif sektor energi di seluruh kawasan Asia Tenggara. (NIA)