Berdasarkan kelompok umur, generasi milenial tampil dominan dari sisi kuantitas dengan porsi mencapai 49,84 persen dari total investor. Kendati demikian, generasi X menjadi penyumbang dana terbesar dari segi nominal pemesanan dengan kontribusi 38,38 persen, dibayangi oleh kelompok generasi baby boomers sebesar 31,97 persen.
Ditinjau dari profil pekerjaan, pegawai swasta mencatatkan jumlah pemodal terbanyak dengan porsi 34,36 persen. Namun, nilai nominal pemesanan terbesar justru dikontribusikan oleh kalangan wiraswasta dengan pangsa 32,10 persen. Keterlibatan perempuan pun tampak mencolok, di mana investor perempuan menguasai 58,32 persen dari total jumlah investor sekaligus menyumbang 50,68 persen dari keseluruhan nilai pemesanan.
Pada kanal penjualan, mitra distribusi perbankan masih memegang pangsa dominan, baik berdasarkan akumulasi volume pemesanan maupun jumlah investor. Kendati begitu, keterlibatan perusahaan teknologi finansial (fintech) dan sekuritas memainkan peran krusial dalam memperdalam penetrasi pasar SBN ritel, terutama dalam memperluas jangkauan ke investor skala mikro dan pemodal pemula.
Keberhasilan penyerapan dana SBR015 ini turut disokong oleh gencarnya program edukasi serta kampanye literasi keuangan yang dijalankan pemerintah secara bauran (daring dan luring), yang dibarengi pemanfaatan saluran media sosial demi menyebarluaskan informasi produk investasi ini secara masif kepada masyarakat.
(NIA DEVIYANA)