sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Mentan Singgung Adanya Peran Mafia di Balik Kenaikan Harga Beras

Economics editor Tangguh Yudha
21/09/2026 15:10 WIB
Mentan menyinggung adanya peran mafia di balik kenaikan harga beras yang terjadi di tengah kondisi stok yang dinilai melimpah.
Mentan Singgung Adanya Peran Mafia di Balik Kenaikan Harga Beras (FOTO:iNews Media Group)
Mentan Singgung Adanya Peran Mafia di Balik Kenaikan Harga Beras (FOTO:iNews Media Group)

Menurut Amran, kenaikan harga beras saat ini tidak seharusnya terjadi karena pemerintah memiliki stok beras dalam jumlah besar. Dia menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi praktik mafia beras.

"Enggak ada ruang bagi mafia beras di Indonesia. Kita berhadapan," ujar Amran. Terkait kelangkaan beras premium di sejumlah ritel akibat temuan beras fortifikasi tak sesuai standar, Amran mengatakan pemerintah telah memerintahkan Perum Bulog untuk menyalurkan beras ke pasar. Ia menyebut stok beras pemerintah saat ini mencapai sekitar 4,6 juta ton.

Amran juga menilai kondisi harga beras di pasar tradisional dapat menjadi pembanding dengan harga di ritel. Menurut dia, ketika stok beras melimpah tetapi harga tetap meningkat, pemerintah perlu mencari penyebab di luar persoalan ketersediaan pasokan.

"Dulu kalau tidak ada stok, harga naik kan? 'Wah menterinya salah nih, impor.' Begitu sekarang banyak beras, apa alasannya lagi? Tidak impor, apa alasannya lagi? Berarti memang ada mafia dari dulu. Ini yang harus diberesin," tutur dia.

Dalam upaya menekan harga beras, pemerintah, kata Amran terus menggelar operasi pasar serta menyalurkan bantuan pangan. Ia menyebut bantuan pangan serta Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) terus diberikan ke masyarakat di seluruh Indonesia.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement