"UMKM harus pintar berjualan, dan teknologi digital membuka kesempatan untuk pemasaran yang lebih luas,” sebut Busan.
Ia menilai optimalisasi teknologi digital penting untuk meningkatkan kontribusi UMKM terhadap ekspor Indonesia. Pada 2025, kontribusi UMKM terhadap nilai ekspor Indonesia tercatat sebesar 15,7 persen.
“Sekarang sudah era digital. Teknologi digital harus kita manfaatkan untuk menembus pasar, terutama pasar di luar negeri,” imbuhnya. (Febrina Ratna Iskana)