sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Keamanan Penerbangan Indonesia Capai 88,53 Persen, Lampaui Target Global ICAO

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
26/09/2026 18:35 WIB
Capaian tersebut telah melampaui target Global Aviation Security Plan (GASeP) 2027 sebesar 75 persen.
Keamanan Penerbangan Indonesia Capai 88,53 Persen, Lampaui Target Global ICAO
Keamanan Penerbangan Indonesia Capai 88,53 Persen, Lampaui Target Global ICAO

IDXChannel - Kinerja pengawasan keamanan penerbangan Indonesia mencapai 88,53 persen berdasarkan hasil audit International Civil Aviation Organization (ICAO) melalui Universal Security Audit Programme (USAP).

Capaian tersebut telah melampaui target Global Aviation Security Plan (GASeP) 2027 sebesar 75 persen.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Lukman F. Laisa mengatakan capaian tersebut perlu dipertahankan dan terus ditingkatkan melalui penguatan sistem pengawasan keamanan dan keselamatan penerbangan.

"Keselamatan dan keamanan penerbangan merupakan prioritas tanpa kompromi. Berdasarkan audit ICAO USOAP, capaian Effective Implementation (EI) pengawasan keselamatan Indonesia mencapai 85 persen, sedangkan pengawasan keamanan melalui audit ICAO USAP mencapai 88,53 persen," kata Lukman, Sabtu (26/9/2026). 

Menurutnya, capaian tersebut menjadi dasar bagi Ditjen Perhubungan Udara untuk memperkuat pengawasan melalui sistem tiga lapis atau Three-Line Defense. Sistem tersebut melibatkan Direktorat Teknis, Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah I hingga X, serta Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU).

Direktorat Teknis berperan sebagai penetap standar sekaligus pengendali sistem. Sementara itu, Otban menjalankan fungsi regulator dan pengawasan di lapangan. Adapun UPBU sebagai operator diwajibkan memastikan penerapan Safety Management System (SMS) berjalan secara konsisten dan efektif.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement