sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Dirut Bulog Ungkap Penyebab Keterlambatan Penyaluran Program SPHP Jagung untuk Peternak

Economics editor Tangguh Yudha
09/10/2026 15:05 WIB
Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani buka suara soal keterlambatan penyaluran jagung program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Dirut Bulog Ungkap Penyebab Keterlambatan Penyaluran Program SPHP Jagung untuk Peternak. (Foto Tangguh/IMG)
Dirut Bulog Ungkap Penyebab Keterlambatan Penyaluran Program SPHP Jagung untuk Peternak. (Foto Tangguh/IMG)

Koordinasi tersebut mencakup sejumlah pelabuhan, mulai dari Ketapang, Tanjung Perak, Tanjung Emas, hingga Tanjung Priok.

"Kami sudah koordinasikan semua barang-barang yang berkaitan dengan bahan pangan nasional agar diprioritaskan. Dan hasil koordinasi ini disetujui dan didukung sepenuhnya oleh teman-teman Pelindo dan ASDP dan lain sebagainya," katanya.

Di sisi lain, Bulog juga mulai menggerakkan pasokan jagung dari sejumlah sentra produksi untuk memenuhi kebutuhan peternak. Rizal menyebut jagung dari Gorontalo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga Sulawesi Selatan telah dikirim ke sejumlah daerah.

Dia juga mengungkapkan, saat ini sekitar 15 ribu ton jagung telah tiba dan menjalani proses bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Pasokan tersebut selanjutnya akan didistribusikan ke berbagai wilayah di Pulau Jawa.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement