Koordinasi tersebut mencakup sejumlah pelabuhan, mulai dari Ketapang, Tanjung Perak, Tanjung Emas, hingga Tanjung Priok.
"Kami sudah koordinasikan semua barang-barang yang berkaitan dengan bahan pangan nasional agar diprioritaskan. Dan hasil koordinasi ini disetujui dan didukung sepenuhnya oleh teman-teman Pelindo dan ASDP dan lain sebagainya," katanya.
Di sisi lain, Bulog juga mulai menggerakkan pasokan jagung dari sejumlah sentra produksi untuk memenuhi kebutuhan peternak. Rizal menyebut jagung dari Gorontalo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga Sulawesi Selatan telah dikirim ke sejumlah daerah.
Dia juga mengungkapkan, saat ini sekitar 15 ribu ton jagung telah tiba dan menjalani proses bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Pasokan tersebut selanjutnya akan didistribusikan ke berbagai wilayah di Pulau Jawa.