sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Defisit Perdagangan Jepang Melebar Imbas Impor Bahan Bakar Naik 466 Persen

Economics editor Wahyu Dwi Anggoro
16/09/2026 10:33 WIB
Jepang mencatat defisit perdagangan yang lebih besar dari perkiraan pada Agustus 2026 karena melonjaknya biaya impor.
Defisit Perdagangan Jepang Melebar Imbas Impor Bahan Bakar Naik 466 Persen. (Foto: Magnific)
Defisit Perdagangan Jepang Melebar Imbas Impor Bahan Bakar Naik 466 Persen. (Foto: Magnific)

IDXChannel - Jepang mencatat defisit perdagangan yang lebih besar dari perkiraan pada  Agustus 2026 karena melonjaknya biaya impor.

Dilansir dari Investing pada Rabu (16/9/2026), lonjakan biaya impor diakibatkan melemahnya nilai tukar mata uang yen dan harga energi yang tinggi.

Defisit neraca perdagangan Jepang melebar 1,1 triliun yen (Rp125 triliun) pada Agustus, lebih besar dari perkiraan 1,05 triliun yen.

Defisit neraca perdaganga  Jepang melebar tajam dari 638,3 miliar yen pada Juli.

Ekspor melonjak 19,3 persen secara tahunan, melampaui perkiraan 18,2 persen tetapi melambat dari lonjakan 23,2 persen  pada bulan sebelumnya.

Permintaan luar negeri untuk elektronik, otomotif, bahan kimia khusus, dan peralatan industri tetap kuat. Ekspor semikonduktor dan peralatan pembuatan chip terdongkrak booming kecerdasan buatan (AI), dengan China, Amerika Utara, dan Eropa Barat menjadi tujuan ekspor utama.

Namun, kenaikan ekspor tak bisa mengimbangi lonjakan impor sebesar 28 persen.

Biaya impor bahan bakar mineral melonjak 466 persen pada Agustus dibandingkan tahun sebelumnya, karena gangguan pasokan yang terus-menerus di Timur Tengah meningkatkan harga minyak dan gas. (Wahyu Dwi Anggoro)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement