Sejumlah sektor yang diprioritaskan antara lain mineral, material maju, dan semikonduktor. Danantara melihat potensi besar dari cadangan mineral Indonesia, mulai dari mineral strategis dan mineral kritis hingga rare earth atau logam tanah jarang serta platinum group metals.
Pengembangan industri tersebut tidak akan berhenti pada tahap ekstraksi saja. Danantara ingin terus mendorong proses hilirisasi lebih jauh, mulai dari pengembangan produk dan komponen hingga subsistem dan produk akhir.
“Karena mineral ini jangan sampai hanya di bagian extractive activities, tapi kita masuk ke development, pengembangan produk, komponen, sub sistem sampai ke produk akhir,” ujarnya.
Dengan begitu, Indonesia berpeluang mengambil peran lebih besar dalam rantai industri, bukan hanya sebagai pemasok bahan baku, tetapi juga sebagai produsen barang bernilai tambah.
Selain mineral dan semikonduktor, Danantara juga membidik sektor energi, pangan dan kesehatan, infrastruktur digital dan telekomunikasi, serta pertahanan. Sektor-sektor tersebut masuk dalam lima kelompok industri yang dinilai berpotensi memberikan dampak besar bagi perekonomian.