Terkait rangkap jabatan tersebut, Bahlil menegaskan, aktivitas kantor Menko Hilirisasi dan Transisi Energi untuk sementara tetap berada di Kementerian ESDM. Salah satu pertimbangannya adalah besarnya porsi investasi yang berada di sektor ESDM.
"Dari total investasi, 100 persen, 90 persen itu ada di sektor ESDM," kata Bahlil.
Sebelum dilantik hari ini, Bahlil mengaku mendapatkan informasi melalui sambungan telepon dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya terkait penugasan sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi merangkap Menteri ESDM.
"Memang saya dapat telepon dari Pak Seskab, untuk Menko merangkap Menteri ESDM. Kita jalankan semua tugas dari Bapak Presiden," ujar Bahlil.
(Dhera Arizona)