IDXChannel - PT Bank HSBC Indonesia tetap aktif mendorong akselerasi akuisisi nasabah baru melalui gelaran program rutin tahunan, sebelum resmi melepas lini bisnis wealth management dan retail banking miliknya.
Salah satu langkah strategi yang kembali dieksekusi yakni gelaran HSBC-ANA Travel Fair pada Oktober 2026. Kolaborasi tahun ke delapan bersama maskapai ANA Travel ini digelar untuk kedua kalinya sepanjang 2026 dengan menyasar segmen nasabah premium (premier banking).
Head of Marketing & Customer International Wealth and Premier Banking HSBC Indonesia, Fransisca Arnan mengungkapkan bahwa program promo perjalanan secara historis selalu memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja perseroan, khususnya dalam memicu pembukaan rekening baru dan pengajuan kartu kredit.
Fransisca menegaskan bahwa selama proses transisi berlangsung, HSBC Indonesia berkomitmen untuk memastikan kualitas layanan serta pemenuhan kebutuhan nasabah tetap menjadi prioritas utama.
“In the meantime, fokus kita selalu kepada nasabah, bagaimana caranya kita terus mengenali kebutuhan nasabah,” ujar Fransisca dalam acara media briefing di Jakarta, Kamis (8/10/2026).
Adapun HSBC Indonesia mencatat skema pembayaran cicilan kartu kredit sangat diminati nasabah untuk memenuhi kebutuhan perjalanan (travelling).
Dalam gelaran Travel Fair, porsi penggunaan fasilitas kredit umumnya berkisar antara 15 persen hingga 20 persen dari total nilai transaksi.
Sebagaimana diketahui, HSBC Indonesia telah mengumumkan rencana pelepasan aset dan liabilitas bisnis retail banking serta wealth management kepada PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC Indonesia).
Aksi korporasi akuisisi tersebut diproyeksikan selesai sepenuhnya pada kuartal II-2027.
Masa transisi ini dimanfaatkan HSBC Indonesia sebagai momentum krusial dalam menjaga kepercayaan publik (customer trust) terhadap keandalan layanan perbankan.
Oleh karena itu, perseroan tetap menetapkan target kinerja yang cukup agresif pada gelaran acara kali ini.
Optimisme tersebut didasari oleh realisasi gelaran HSBC-ANA Travel Fair pada Januari 2026 lalu, di mana total nilai transaksi berhasil melesat 44,35 persen secara tahunan (year-on-year).
Capaian tersebut tercatat 43 persen melampaui target awal yang ditetapkan perseroan.
“Karena memang animonya tetap sangat positif dari sisi nasabah. Itu juga salah satu semangat dan komitmennya HSBC bahwa kami di sini tetap bersama nasabah dan memenuhi kebutuhan nasabah. Nilai tambah itu akan terus berjalan,” ujar Fransisca.
(NIA DEVIYANA)