"Pembiayaan modal kerja diperkirakan masih menjadi salah satu penopang pertumbuhan industri multifinance ke depan," kata Agusman.
Berdasarkan lini pembiayaannya, fasilitas modal kerja tercatat tumbuh 5,40 persen menjadi Rp54,38 triliun dan pembiayaan multiguna naik 4,58 persen (yoy) menjadi Rp257,38 triliun, sedangkan pos pembiayaan investasi terkontraksi 4,47 persen (yoy) menjadi Rp169,12 triliun.
Adapun total pembiayaan kepada sektor UMKM menembus Rp157,37 triliun, yang masih didominasi oleh pembiayaan investasi senilai Rp83,55 triliun atau 53,09 persen untuk mendukung kebutuhan ekspansi usaha para pelaku UMKM.
(Rahmat Fiansyah)