Peningkatan target perputaran ekonomi tersebut selaras dengan naiknya partisipasi pelari. Pada edisi 2026, akumulasi peserta mencapai 14.100 pelari, meningkat sekitar 500 orang dibandingkan total 13.600 pelari pada tahun sebelumnya.
Bambang menegaskan, penataan Maybank Marathon dirancang untuk tidak sekadar menjadi perlombaan lari, melainkan sebuah ajang yang memberi nilai tambah riil bagi ekosistem lokal.
"Selain dari gelaran lari marathonnya kita ada support tourism juga kita ada sustainability dan juga meng-generate economic value. Jadi kira-kira itu kita ingin event marathon ini bukan hanya gelaran maraton biasa. Kita pengen ngasih value untuk komunitas lokal dan juga UMKM di sana," kata Bambang.
Selain dampak ekonomi, belanja rata-rata peserta tercatat naik menjadi Rp12,5 juta per orang, dari sebelumnya Rp9,8 juta pada Maybank Marathon 2024.
Sedangkan omzet pelaku usaha Maybank Marathon mencatat adanya lonjakan hingga 56 persen selama periode penyelenggaraan Maybank Marathon 2025.
(Dhera Arizona)