IDXChannel - Produsen chip memori Micron Technology mencatat lonjakan laba dan pendapatan pada kuartal yang baru berakhir.
Dilansir dari Wall Street Journal pada Kamis (1/10/2026), chip memorinya diminati banyak pembeli di tengah booming kecerdasan buatan (AI).
Perusahaan semikonduktor tersebut mencatatkan laba bersih sebesar USD37,7 miliar (Rp676 triliun), atau USD32,87 per saham, pada kuartal yang berakhir 3 September.
Angkanya naik dari USD3,2 miliar, atau USD2,83 per saham, setahun sebelumnya, peningkatan lebih dari 1.000 persen.
Selain itu, pendapatan meningkat tajam menjadi USD54,23 miliar dari USD11,32 miliar setahun sebelumnya.
"Micron mencatatkan hasil fiskal 2026 yang memecahkan rekor, dan kami mengharapkan hasil fiskal 2027 yang lebih kuat," kata CEO Micron Sanjay Mehrotra.
Untuk kuartal saat ini, Micron memproyeksikan laba yang disesuaikan antara USD37,15 dan USD39,15 per saham dengan pendapatan USD60 miliar hingga USD63 miliar. (Wahyu Dwi Anggoro)