Program ini ditujukan untuk memangkas kesenjangan akses internet, sehingga pengembang gim di pelosok desa dapat memiliki koneksi yang stabil untuk mendukung produktivitas mereka.
Sejalan dengan penguatan infrastruktur, Komdigi juga menerapkan strategi komprehensif bertajuk T3 untuk melindungi dan menumbuhkan ekosistem digital nasional. Strategi ini menjadi fondasi bagi kementerian dalam menyinergikan pengembangan talenta dengan perlindungan industri.
"Jadi kita sekarang mempunyai arah Indonesia Digital itu terhubung, tumbuh, terjaga. Jadi T3. T3 ini kita harapkan untuk menjadi kompas bagi satu kementerian kita. Terhubung, yang tadi sudah sempat kita sampaikan bahwa connectivity menjadi salah satu prioritas kami," jelas dia.
Di sisi pertumbuhan industri, Alfredo menyoroti peran penting Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) sebagai wadah akselerasi. Melalui platform tersebut, potensi bisnis yang dihasilkan cukup signifikan.
Yakni menyentuh angka USD170 juta dalam bentuk business matchmaking. Ke depannya, Komdigi berkomitmen untuk terus membuka peluang bagi pengembang lokal agar dapat bersaing di pasar global.
(Nadya Kurnia)