sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BofA Sebut Valuasi Nvidia Capai Titik Terendah dalam 10 Tahun Meski Booming AI

Technology editor Febrina Ratna Iskana
10/08/2026 05:00 WIB
Para analis menyoroti valuasi saham, yang diperdagangkan pada level 16 kali lipat dari proyeksi laba per saham tahun 2027 (forward P/E) terendah dalam 10 tahun.
BofA Sebut Valuasi Nvidia Capai Titik Terendah dalam 10 Tahun Meski Booming AI. (Foto: AP Photo)
BofA Sebut Valuasi Nvidia Capai Titik Terendah dalam 10 Tahun Meski Booming AI. (Foto: AP Photo)

Meski begitu, para analis menyoroti valuasi saham, yang diperdagangkan pada level 16 kali lipat dari proyeksi laba per saham tahun 2027—rasio harga terhadap laba masa depan (forward P/E) terendah dalam sepuluh tahun terakhir.

Meredakan Kekhawatiran Wall Street terkait Margin dan Pembiayaan

Wall Street semakin berhati-hati terhadap dua titik tekanan utama, yaitu kenaikan inflasi komponen yang menggerus margin perangkat keras, serta skema pembiayaan vendor yang bersifat sirkular, di mana perancang chip mendanai pelanggan mereka sendiri.

Analisis BofA menepis kekhawatiran pada kedua aspek tersebut, dengan argumen bahwa dampak kenaikan biaya memori pada sistem Vera Rubin mendatang hanya terbatas pada kisaran 60 basis poin.

Selain itu, komitmen ekuitas mitra langsung Nvidia hanya mencakup 15 persen dari proyeksi arus kas bebas sebesar USD470 miliar dalam dua tahun ke depan, sehingga meredakan kekhawatiran mengenai risiko neraca keuangan.

Di sisi lain, kenaikan harga Dynamic Random-Access Memory (DRAM) telah menjadi topik pembicaraan utama di seluruh rantai pasok semikonduktor, mengingat komponen memori kini mencakup 40-50 persen dari total biaya produksi, dibandingkan dengan kisaran historis sebesar 15-20 persen.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement