sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Anthropic Rogoh Kocek USD3,4 Miliar untuk Pengadaan Listrik Berbasis Gas di Pusat Datanya

Technology editor Febrina Ratna Iskana
09/11/2026 06:17 WIB
Anthropic telah mencapai kesepakatan senilai USD3,4 miliar untuk pengadaan generator berbahan bakar gas bagi pusat datanya.
Anthropic Rogoh Kocek USD3,4 Miliar untuk Pengadaan Listrik Berbasis Gas di Pusat Datanya. (Foto: AP)
Anthropic Rogoh Kocek USD3,4 Miliar untuk Pengadaan Listrik Berbasis Gas di Pusat Datanya. (Foto: AP)

IDXChannel - Anthropic telah mencapai kesepakatan senilai USD3,4 miliar untuk pengadaan generator berbahan bakar gas bagi pusat datanya. Langkah ini memperdalam keterlibatan perusahaan tersebut dalam industri energi, di tengah upaya para pengembang kecerdasan buatan (AI) untuk mendapatkan kendali lebih besar atas pasokan listrik di tengah lonjakan permintaan dan kelangkaan peralatan.

Menurut laporan Financial Times yang mengutip sumber yang mengetahui masalah ini, perusahaan AI tersebut telah mendapatkan komitmen untuk pengadaan generator berkapasitas besar dengan total 1,7 gigawatt dari OnePWR Solutions, sebuah perusahaan yang berbasis di San Antonio, pada akhir September lalu. Transaksi ini juga mencakup layanan rekayasa dan konstruksi yang diperlukan untuk pemasangan peralatan tersebut.

Kesepakatan ini merupakan pembelian peralatan pembangkit listrik terbesar yang pernah dilakukan oleh sebuah laboratorium AI. Hal ini menunjukkan bagaimana perusahaan-perusahaan teknologi kini semakin sering mengambil inisiatif sendiri—melewati pemasok tradisional—untuk mengamankan infrastruktur kelistrikan, mengingat waktu tunggu (lead time) untuk pengadaan peralatan manufaktur kini bisa mencapai hitungan tahun.

Pembelian generator ini dilakukan seiring dengan upaya Anthropic untuk memiliki kendali lebih besar atas infrastruktur yang menopang operasional AI-nya. Perusahaan tersebut telah mengungkapkan komitmen di bidang komputasi senilai hampir USD900 miliar hingga 2045, setelah sebelumnya sangat bergantung pada mitra untuk penyediaan listrik, chip, pusat data, dan lahan.

OnePWR sebelumnya telah memesan generator tersebut dari Caterpillar sekitar dua tahun lalu, namun membutuhkan pendanaan untuk merampungkan transaksi. Menurut laporan tersebut, Anthropic awalnya berencana menjadi pelanggan OnePWR, sebelum akhirnya memutuskan untuk mengambil alih pesanan peralatan yang sudah ada.

Anthropic tidak mengakuisisi perusahaan OnePWR itu sendiri, dan tidak ada karyawan dari pemasok tersebut yang beralih menjadi pegawai perusahaan AI tersebut, demikian menurut Financial Times.

Langkah ini mengikuti upaya serupa yang dilakukan oleh perusahaan teknologi lain untuk mengamankan kapasitas pembangkit listrik secara langsung. xAI, anak perusahaan AI milik SpaceX, membeli turbin gas portabel senilai USD2 miliar awal tahun ini, sementara Alphabet—perusahaan induk Google—mengakuisisi pengembang energi Intersect.

Anthropic juga merupakan pelanggan utama SpaceX; menurut Financial Times, pembayaran bulanan Anthropic untuk menyewa kapasitas komputasi diperkirakan akan mencapai USD3,1 miliar pada akhir tahun ini.

Saat ini, Anthropic tengah bersiap untuk melakukan penawaran umum perdana (IPO) yang mungkin dilaksanakan paling cepat pada November, yang berpotensi menjadi salah satu pencatatan saham terbesar dalam sejarah.

Namun, rencana belanja infrastruktur yang ambisius tersebut menghadapi tantangan pendanaan; Blackstone memperingatkan para investor bahwa perusahaan itu mungkin akan mendapatkan peringkat kredit "sampah" (junk rating), alih-alih peringkat layak investasi (investment-grade) yang sebelumnya diharapkan.

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement