"Saya kira di era pak Prabowo ini luar biasa pertumbuhannya. kita mendorong seluruh industri pertahanan untuk berkontribusi dalam memperkuat TNI kita," lanjut dia.
Yusuf berharap perkembangan industri pertahanan dapat mendorong pergerakan ekonomi nasional. Selain itu, pengembangan teknologi pertahanan diharapkan dapat dilakukan melalui transfer teknologi dan pemanfaatan teknologi yang berkolaborasi dengan sektor lain.
"Demikian juga teknologi transfer maupun pemanfaat teknologi baik secara pertahanan maupun berkolaborasi dengan kepentingan yang lain," tutur dia.
Lebih lanjut, Yusuf menyebut pengembangan industri pertahanan Indonesia juga akan berfokus pada pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan drone. Menurutnya, pengembangan teknologi tersebut perlu mengikuti perkembangan zaman sekaligus memperkuat kemampuan pertahanan negara.
"Saya kira sekarang di era drones AI, kemudian perang dengan cara lebih murah supaya kita lebih kuat, lebih panjang begitu proses mempertahankan diri dan mempertahankan kedaulatan," tandasnya. (Febrina Ratna Iskana)