Setelah itu, Presiden mengambil penyiram tanaman yang telah disediakan untuk melanjutkan prosesi penanaman.
Dengan menuangkan air secukupnya, Kepala Negara menyiram bibit pohon banyan yang baru saja ditanam sebagai bagian dari rangkaian simbolis penanaman pohon bersama para pemimpin negara anggota BRICS.
Penanaman pohon banyan tidak hanya menjadi bagian dari agenda bersama, tetapi juga membawa pesan mengenai pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan.
Dengan karakter pohon banyan yang dapat tumbuh besar dan berumur panjang, penanaman ini dapat menjadi simbol harapan atas pertumbuhan kerja sama yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat.
(Nur Ichsan Yuniarto)