Proses pemulihan dilakukan mulai dari sisi pembangkit, jaringan transmisi, gardu induk, hingga pengembalian pasokan listrik kepada masyarakat. PLN juga memastikan PLTD di wilayah Labuan Bajo telah berada dalam kondisi aman dan menjadi bagian dari upaya pemulihan sistem kelistrikan pascagempa.
Selain pemulihan jaringan secara umum, PLN memprioritaskan pasokan listrik bagi fasilitas vital, seperti rumah sakit dan posko penanganan bencana. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan listrik fasilitas yang mendukung penanganan kondisi darurat tetap terpenuhi.
Berdasarkan data BMKG yang disampaikan PLN, gempa tersebut berkekuatan sekitar M7,0 hingga M7,7 dengan pusat gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada kedalaman 10 kilometer. BMKG juga sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami.
PLN mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik serta mengikuti informasi resmi dari BMKG dan BPBD terkait perkembangan kondisi pascagempa. Untuk informasi mengenai layanan kelistrikan dan gangguan listrik, masyarakat dapat mengakses aplikasi PLN Mobile maupun menghubungi Contact Center PLN 123.
(Rahmat Fiansyah)