sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Basarnas Temukan 13 Korban KM Virgo Transport 8

News editor Achmad Al Fiqri
24/09/2026 18:42 WIB
Kepala Basarnas Marsdya TNI Mohammad Syafii mengatakan, data tersebut merupakan data per pukul 15.00 WIB, Kamis (24/9/2026). 
Basarnas Temukan 13 Korban KM Virgo Transport 8. (Foto: Istimewa)
Basarnas Temukan 13 Korban KM Virgo Transport 8. (Foto: Istimewa)

IDXChannel—Badan SAR Nasional (Basarnas) melaporkan telah menemukan sebanyak 13 korban insiden  Kapal Virgo Transport 8 per Kamis (24/9/2026) sore. Dengan demikian, jumlah korban yang telah berhasil dievakuasi mencapai 150 jiwa.

Kepala Basarnas Marsdya TNI Mohammad Syafii mengatakan, data tersebut merupakan data per pukul 15.00 WIB, Kamis (24/9/2026). 

"Iya, hari ini total yang ditemukan hampir 13," kata Syafii saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026).

Sebelumnya, Syafii menyampaikan, pihaknya telah mengevakuasi 143 korban per Kamis (24/9/2026) siang. Hal itu diungkapkan Syafii saat rapat bersama Komisi V DPR RI.

"Hari ini alhamdulillah, kita sudah bisa mengevakuasi 150 korban. Dari 150 korban ini, 108 selamat, kemudian 42 meninggal dunia. sehingga kalau kita mengacu kepada manifest, ada 93 yang masih dalam pencarian," ujarnya.

​Syafii mengatakan, proses pencarian masih dilakukan. Ia berharap, kondisi cuaca terutama arus di lokasi, mendukung proses penyelaman dan evakuasi korban.

"Ya, kira-kira saya tadi masih pada saat rapat tadi, kira-kira jam 15.00, jadi mudah-mudahan kondisi cuaca, khususnya arus bagus sehingga teman-teman penyelam. Khususnya, Basarnas bisa melaksanakan pencarian dan melakukan evakuasi korban. Karena kita yakini di dalam masih banyak korban. Mohon doanya saja ya," jelasnya.

Basarnas meyakini masih terdapat korban di dalam bangkai kapal. Namun, Syafii mengatakan pihaknya belum dapat memastikan posisi korban secara spesifik.

​"Kalau kemungkinan pasti (ada korban di kamar). Segala kemungkinan bisa terjadi. Soal tertumpuk atau tidak, yang jelas, kondisi korban kan ada di kamar-kamar, kemudian ada di mungkin ruangan-ruangan," jelasnya.

"Dan itu memang kapal penumpang sehingga memungkinkan untuk ada di mana-mana. Panjangnya kapal sendiri 119 meter, lebarnya ada 21 meter, kemudian tingginya juga 17 meter lebih, sehingga memungkinkan adanya korban-korban yang masih terjebak dalam sekat-sekat tertentu," pungkas Syafii.

(Nadya Kurnia)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement