“Mendekatkan layanan pendidikan bermutu ke daerah melalui program Sekolah Nasional Terintegrasi, memperluas program afirmasi dan pendidikan bagi kelompok yang membutuhkan melalui Sekolah Rakyat, memperluas kesempatan bagi talenta unggul melalui Sekolah Unggul Garuda,” tegasnya.
Bertalian dengan itu, pemerintah juga terus memperkuat kapasitas dan kesejahteraan guru. Qodari menyebut bahwa guru yang kompeten dan sejahtera juga menjadi salah satu alat ukur dalam mendukung keberhasilan pendidikan.
“Seiring dengan kebijakan pendidikan gratis, dalam rapat kabinet terbatas, Presiden Prabowo juga kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan guru,” kata dia.
Ia menyebut penguatan kompetensi, profesionalitas, dan kesejahteraan guru sama pentingnya dengan pembangunan fasilitas pendidikan. Presiden, kata Qodari, memiliki misi bahwa pendidikan harus menjadi investasi strategis pembangunan sumber daya manusia (SDM) agar berdaya saing global.
“Komitmen pendidikan gratis, revitalisasi sarana-prasarana, penguatan guru, Sekolah Rakyat, serta berbagai program afirmasi pendidikan merupakan satu langkah transformasi yang bertujuan membangun ekosistem pendidikan yang memungkinkan setiap anak Indonesia tumbuh dan berkembang secara optimal,” ucapnya.