sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Asap Karhutla Tak Lagi Mengarah ke Jawa, DKI Tetap Siagakan Puskesmas hingga Water Mist

News editor Danandaya Arya Putra
19/10/2026 02:00 WIB
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap menyiagakan layanan kesehatan, meski asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak lagi mengarah ke pulau Jawa.
Asap Karhutla Tak Lagi Mengarah ke Jawa, DKI Tetap Siagakan Puskesmas hingga Water Mist. Foto: iNews Media Group.
Asap Karhutla Tak Lagi Mengarah ke Jawa, DKI Tetap Siagakan Puskesmas hingga Water Mist. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tetap menyiagakan layanan kesehatan, meski asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak lagi mengarah ke pulau Jawa. Sebelumnya, BMKG melaporkan bahwa asap karhutla telah mencapai atmosfer Jakarta.

Namun, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menjelaskan bahwa asap Karhutla yang terpantau di Jakarta belum masuk ke lapisan atmosfer bawah. 

"Memang alhamdulillah kemarin saya juga mengikuti wawancara BPBD DKI dengan sebuah media. Memang kita ber-asap tapi memang belum pada masuk atmosfer ke bawah," kata Rano kepada wartawan, Minggu (15/10/2026).

"Tapi semalam juga saya mendengar dari BMKG bahwa angin sudah tidak bertiup ke Jawa. Ini mengindikasikan akan terjadi penurunan," kata dia.

Kendati demikian, Pemprov DKI Jakarta tetap mengantisipasi kemungkinan dampak terhadap kesehatan masyarakat, dengan menyiagakan 31 rumah sakit, 44 puskesmas, dan 292 pembantu puskesmas. 

"Pak Gubernur sudah memerintahkan minimal kita mengantisipasi, semua rumah sakit, puskesmas harus siap kalau memang terjadi ISPA segala macam," ujar dia.

Selain itu, pihaknya juga berencana melakukan penyemprotan water mist di sejumlah ruas Jalan Jakarta. Termasuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menurunkan hujan buatan di Ibu Kota.

"Kita akan melakukan water mist lagi, itu salah satu bukan satu-satunya cara, minimal bisa meredam apa namanya, ya kabut polusi segala macam dan kita tetap melakukan modifikasi cuaca," kata Rano.

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement