sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Pecahkan Rekor 157.875 Penonton, InJourney Perkuat Mandalika

Milenomic editor Shifa Nurhaliza Putri
13/10/2026 11:16 WIB
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 mencatatkan rekor baru dengan total 157.875 penonton sepanjang rangkaian penyelenggaraan.
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Pecahkan Rekor 157.875 Penonton, InJourney Perkuat Mandalika Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional. (Foto: Doc Pertamina)
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Pecahkan Rekor 157.875 Penonton, InJourney Perkuat Mandalika Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional. (Foto: Doc Pertamina)

“Bagi kami, keberhasilan MotoGP tidak berhenti ketika bendera finish dikibarkan. Legacy yang ingin dibangun adalah ketika semakin banyak wisatawan datang ke Mandalika, semakin banyak UMKM tumbuh, semakin banyak lapangan kerja tercipta, dan semakin kuat posisi Indonesia di peta pariwisata dunia. Inilah bagaimana MotoGP menjadi bagian dari perjalanan Indonesia Mendunia,” ujar Maya.

Sementara itu, Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sekaligus Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), Troy Warokka, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan tahun ini, termasuk pemerintah pusat dan daerah, kementerian/lembaga, aparat keamanan, mitra sponsor, komunitas, pelaku UMKM, relawan, serta masyarakat Nusa Tenggara Barat.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Penyelenggaraan ajang sebesar ini membutuhkan koordinasi dan kerja sama yang erat dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, mitra penyelenggara, hingga masyarakat yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan di kawasan Mandalika,” ujar Troy.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan event internasional di The Mandalika. Selain memastikan kelancaran pelaksanaan balapan, penyelenggaraan MotoGP juga menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan pemanfaatan kawasan, mendorong keterlibatan pelaku usaha lokal, serta memperluas peluang ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat sekitar.

Troy menambahkan, pengalaman dari penyelenggaraan tahun ini menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan event berikutnya, baik dari sisi koordinasi antarpihak, kesiapan operasional, maupun keterlibatan masyarakat. 

“Kami ingin setiap penyelenggaraan MotoGP di Mandalika memberikan nilai tambah yang semakin besar, tidak hanya bagi kawasan dan industri pariwisata, tetapi juga bagi masyarakat NTB. Karena itu, sinergi yang telah terbangun perlu terus dijaga agar manfaat penyelenggaraan event internasional dapat dirasakan secara berkelanjutan,” tutup Troy.

(Shifa Nurhaliza Putri)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement