Dari sisi sektor usaha, infrastruktur mendominasi perolehan kontrak baru dengan kontribusi sebesar 61,45 persen. Sektor industri menyusul dengan porsi 14,83 persen, kelistrikan sebesar 10,48 persen, sedangkan sektor lainnya menyumbang 13,24 persen.
Dominasi sektor infrastruktur mencerminkan besarnya kontribusi proyek-proyek pembangunan terhadap aktivitas bisnis perseroan. Sementara itu, kontribusi sektor industri dan kelistrikan turut memberikan ruang bagi WIKA Beton untuk memperluas pasar di luar proyek infrastruktur konvensional.
Berdasarkan jenis produk dan layanan, produk beton pracetak (precast) menjadi kontributor terbesar dengan porsi 76,98 persen dari total kontrak baru. Produk beton siap pakai (ready mix) menyumbang 16,35 persen, diikuti layanan (service) sebesar 5,72 persen dan kategori lainnya sebesar 0,95 persen.
Capaian kontrak baru tersebut menjadi bagian dari strategi WIKA Beton dalam mendorong penciptaan nilai dan memperkuat kinerja keuangan. Melalui diversifikasi pelanggan, sektor usaha, serta produk dan layanan, perseroan berupaya menjaga kesinambungan pertumbuhan bisnis sekaligus memperkuat kontribusinya dalam ekosistem Danantara dan BUMN.
(Rahmat Fiansyah)