Kata dia, laporan-laporan tersebut memang belum menjawab semua pertanyaan investor mengenai imbal hasil dari investasi di bidang AI, namun ini merupakan awal yang baik. Hasilnya, indeks Teknologi Informasi S&P 500 ditutup naik 1,6 persen, menjadikannya sektor dengan kenaikan terbesar di antara 11 sektor industri utama dalam indeks S&P 500.
Saham Meta naik 3 persen dalam perdagangan setelah jam bursa (late trading) menyusul dirilisnya laporan kuartalan perusahaan tersebut setelah sesi perdagangan reguler berakhir. Saham Tesla, yang telah ditutup naik 3,4 persen pada sesi reguler, kembali menguat 1,6 persen.
Di sektor teknologi, salah satu segmen dengan kinerja terkuat adalah industri chip, yang tercermin dari kenaikan 2 persen pada indeks Philadelphia Semiconductor. Indeks ini sempat mengalami volatilitas tinggi sepanjang bulan ini, termasuk periode penurunan selama delapan sesi berturut-turut.
Meski demikian, kenaikan pada indeks acuan S&P 500 tertahan oleh penurunan 1,3 persen pada saham-saham sektor layanan komunikasi. Di antara saham-saham yang mencatat penurunan terbesar terdapat operator telekomunikasi seperti AT&T (T.N), yang anjlok 6,5 persen meskipun perusahaan tersebut berhasil melampaui ekspektasi pendapatan dan laba kuartal ketiga.