IDXChannel – PT Solusi Environment Asia Tbk (SOFA) memperkirakan kebutuhan pendanaan untuk proyek waste-to-energy (WTE) selama periode konstruksi hingga kuartal II 2028 mencapai Rp131 miliar.
SOFA melalui anak usahanya, PT Ananta Energi Asia (AEA), telah melakukan penyertaan modal kepada PT Weiming Nusantara Alpha (WNA) dan PT Weiming Nusantara Gamma (WNG) sebesar USD200.000 atau sekitar Rp3,36 miliar.
"Nilai penyertaan modal tersebut dilakukan sesuai dengan porsi kepemilikan AEA pada masing-masing entitas," tulis manajemen SOFA dalam surat kepada Bursa, Jumat (18/9/2026)
Selanjutnya, WNA dan WNG akan melakukan peningkatan modal secara bertahap mengikuti kebutuhan pendanaan proyek selama masa konstruksi.
Adapun besaran penyertaan modal SOFA melalui AEA akan disesuaikan dengan kebutuhan pendanaan proyek serta porsi kepemilikan AEA pada WNA dan WNG.
Sejumlah alternatif sumber pendanaan yang disiapkan antara lain berasal dari hasil pelaksanaan rights issue, pinjaman bank, maupun kombinasi keduanya.
Di luar proyek WTE, manajemen memperkirakan kondisi keuangan SOFA dalam lima tahun ke depan tetap didukung oleh kegiatan usaha yang telah berjalan, khususnya di bidang furnitur, dengan asumsi tidak terdapat perubahan signifikan pada kondisi usaha.
"Prospek kondisi keuangan perseroan dalam lima tahun ke depan diharapkan tetap didukung oleh kegiatan usaha perseroan yang telah berjalan," tutur manajemen.
Perseroan juga berencana menambah kegiatan usaha Aktivitas Perusahaan Induk (KBLI 64210) dan Aktivitas Pembiayaan Conduit (KBLI 64220). Penambahan kedua kegiatan usaha tersebut dapat membuka sumber pendapatan dan arus kas tambahan bagi SOFA.
Salah satu sumber arus kas yang telah diidentifikasi berasal dari keterlibatan SOFA melalui anak usaha dalam proyek WTE. Selain itu, kegiatan usaha baru ini berpotensi memberikan sumber arus kas lainnya, antara lain melalui dividen, hasil investasi, maupun penerimaan lain yang berkaitan dengan aktivitas perusahaan induk dan pembiayaan conduit.
(DESI ANGRIANI)