Dalam rencana awal, tahap pertama memiliki nilai transaksi Rp5,12 triliun dan mencakup delapan properti rumah sakit, yakni Siloam Lippo Village, Kebon Jeruk, Manado, Denpasar, Purwakarta, Kupang, Sriwijaya, dan Baubau. Transaksi tahap pertama dilakukan melalui skema perjanjian jual beli bersyarat.
Sementara itu, tahap kedua memiliki nilai transaksi Rp3,88 triliun dan mencakup enam properti, yakni Siloam Lippo Cikarang, MRCCC, Makassar, TB Simatupang, Labuan Bajo, dan Yogyakarta. Tahap kedua akan dilakukan melalui mekanisme opsi jual oleh pihak penjual.
(DESI ANGRIANI)