Sebaliknya, tekanan datang ketika pasar secara umum tengah menghadapi sejumlah sentimen global.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset 12 Oktober 2026 menyebut eskalasi geopolitik di Timur Tengah serta pertemuan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia pada 12-18 Oktober menjadi perhatian pasar pekan ini.
Investor juga menanti rilis inflasi Amerika Serikat (AS) dan China serta neraca perdagangan China pada Rabu (14/10/2026).
Data tersebut berpotensi memengaruhi ekspektasi suku bunga global, pergerakan dolar AS, rupiah, dan prospek permintaan komoditas. Pidato sejumlah pejabat Federal Reserve pada 14-16 Oktober juga menjadi perhatian.
MNC Sekuritas menilai pelemahan IHSG sejalan dengan tekanan terhadap rupiah yang berada di level Rp17.916 per USD.