sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Raih Restu OJK, Asuransi Harta (AHAP) Gelar Rights Issue pada Oktober 2026

Market news editor Rahmat Fiansyah
26/09/2026 23:00 WIB
PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) siap menjalankan rights issue pada Oktober 2026 dengan target penghimpunan dana sebesar Rp175 miliar.
PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) siap menjalankan rights issue pada Oktober 2026 dengan target penghimpunan dana sebesar Rp175 miliar. (Foto: Ist)
PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) siap menjalankan rights issue pada Oktober 2026 dengan target penghimpunan dana sebesar Rp175 miliar. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) siap menjalankan rights issue pada Oktober 2026. Aksi korporasi itu dilaksanakan setelah perusahaan asuransi itu mendapatkan lampu hijau dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dalam prospektus terbaru dikutip Sabtu (26/9/2026), perseroan memproyeksikan Pernyataan Efektif dari regulator akan terbit pada 28 September 2026. Rencana ini sebelumnya telah mendapat restu dari pemegang saham pada awal Juli.

Sesuai jadwal, tanggal cum rights ditetapkan pada 6 Oktober 2026. Sementara periode perdagangan rights ditetapkan pada 12-16 Oktober 2026.

Perusahaan asuransi milik taipan Anthoni Salim ini akan menerbitkan saham baru maksimal 3,5 miliar saham biasa dengan nilai nominal Rp50 per saham. Sementara itu, harga pelaksanaan rights ditetapkan Rp50 per saham, sehingga perseroan berpotensi meraih dana hingga Rp175 miliar.

Selain itu, pemegang saham AHAP akan mendapatkan rights dengan rasio 7:1 yang artinya setiap pemegang tujuh saham lama akan memperoleh satu HMETD yang dapat ditebus sesuai harga pelaksanaan. 

Pemegang saham pengendali AHAP, PT Asuransi Central Asia (ACA) siap menyerap seluruh rights yang menjadi haknya. Berdasarkan data kepemilikan saham saat ini, ACA akan memperoleh sebanyak 2,19 miliar rights atau mewakili 62,58 persen. Langkah ini dilakukan melalui skema konversi seluruh pinjaman subordinasi sebesar Rp30 miliar dan sisanya Rp79,5 miliar akan dibayarkan secara tunai.

Perseroan menyatakan bahwa rights issue ini dilakukan untuk memenuhi ketentuan POJK 23/2023 tentang syarat ekuitas minimum perusahaan asuransi yang harus dipenuhi paling lambat 31 Desember 2026 untuk tahap pertama sebesar Rp250 miliar. Seluruh dana akan digunakan untuk modal kerja.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement