sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pendapatan Garuda (GIAA) Naik saat Avtur Melonjak, Rugi Susut 23,2 Persen di Semester I-2026

Market news editor Febrina Ratna Iskana
01/10/2026 07:55 WIB
Garuda (GIAA) membukukan pertumbuhan pendapatan dua digit dan memangkas rugi bersih sepanjang semester I-2026, meski harga avtur melonjak tajam.
Pendapatan Garuda (GIAA) Naik saat Avtur Melonjak, Rugi Susut 23,2 Persen di Semester I-2026. (Foto: iNews Media Group)
Pendapatan Garuda (GIAA) Naik saat Avtur Melonjak, Rugi Susut 23,2 Persen di Semester I-2026. (Foto: iNews Media Group)

Untuk sepanjang 2026, IATA memperkirakan harga jet fuel rata-rata USD152 per barel, hampir 70 persen lebih tinggi dari rata-rata 2025.

Di luar avtur, GIAA mampu menahan laju biaya. Biaya non-bahan bakar hanya naik 3,9 persen menjadi sekitar USD1,07 miliar, sementara pendapatan tumbuh 16 persen.

Porsi biaya non-avtur terhadap pendapatan pun turun menjadi 59,7 persen dari 66,7 persen setahun sebelumnya. Artinya, dari setiap pendapatan USD1, biaya di luar avtur kini sekitar 60 sen, turun dari 67 sen.

Beban usaha GIAA secara total memang naik 16,4 persen. Namun, sekitar 84 persen dari tambahan beban tersebut berasal dari avtur, pos biaya yang harganya ditentukan pasar dunia.

Sejumlah pos biaya lain justru turun. Beban komisi agen berkurang 6,2 persen menjadi USD33,6 juta, padahal pendapatan tumbuh dua digit. Penurunan ini sejalan dengan langkah perseroan memangkas komisi agen domestik.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement