Sebaliknya, IHSG hanya mencatat penurunan pada Oktober 2018 sebesar 2,42 persen dan Oktober 2023 sebesar 2,70 persen. Dengan demikian, probabilitas historis IHSG mencatat kinerja positif pada Oktober mencapai 80 persen.
Pola tersebut menjadi salah satu alasan optimisme terhadap pergerakan IHSG pada awal kuartal IV-2026.
Namun, faktor musiman alias seasonality tidak dapat diperlakukan sebagai jaminan bahwa IHSG akan kembali menguat pada Oktober 2026.
Pola historis hanya menunjukkan kecenderungan berdasarkan kejadian sebelumnya.
Sementara, arah pasar tetap ditentukan oleh kondisi makro, arus modal, valuasi, sentimen global, serta katalis domestik yang berkembang pada periode berjalan.
Menurut Maybank Sekuritas, Rabu (30/9/2026), kondisi makro secara keseluruhan yang lebih stabil diperkirakan dapat membuka peluang IHSG mengalami rebound setidaknya pada awal Oktober.