Dana hasil penerbitan obligasi ini setelah dikurangi biaya-biaya diproyeksikan mencapai Rp2,32 triliun atau setara USD130,7 juta. Dana tersebut akan digunakan untuk pembayaran dipercepat atas sebagian pokok utang dari total fasilitas pinjaman sebesar USD250 juta dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA).
Sesuai jadwal, masa penawaran umum akan berlangsung pada 24-26 Agustus 2026, sedangkan proses penjatahan dilakukan pada 28 Agustus 2026. Obligasi tersebut akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2 September 2026.
(Rahmat Fiansyah)