IDXChannel - JP Morgan menaikkan target akhir tahun untuk indeks S&P 500 menjadi 8.000 dari 7.800.
Dilansir dari CNA pada Senin (10/8/2026), salah satu alasannya ialah dampak investasi besar-besaran di sektor kecerdasan buatan (AI).
Target baru ini menyiratkan potensi kenaikan sekitar 3,1 persen dari penutupan terakhir indeks di 7.757,64.
Pembaruan ini menambah daftar prediksi bullish. Setidaknya tujuh perusahaan pialang sekarang memperkirakan indeks acuan akan mencapai level 8.000 pada akhir 2026.
Perusahaan pialang tersebut juga merevisi perkiraan laba per saham S&P 500 menjadi USD365 pada 2026 dan USD420 untuk 2027.
Sebelumnya, JP Morgan memperkirakan USD350 pada 2026 dan USD390 untuk 2027.
Dari 436 perusahaan S&P 500 yang telah melaporkan hasil kuartal Juni hingga Jumat pagi, 85,1 persen melampaui ekspektasi analis, menurut data LSEG, jauh di atas rata-rata jangka panjang sebesar 68 persen sejak 1994.
JP Morgan mengatakan manfaat dari peningkatan investasi AI lebih jelas terlihat pada kuartal kedua, terutama di Google, Amazon, dan Microsoft, karena pertumbuhan cloud yang kuat, backlog yang lebih besar, dan visibilitas arus kas yang lebih baik meredakan kekhawatiran investor tentang pengembalian atas pengeluaran.
Indeks S&P 500 telah naik 13,3 persen sepanjang tahun ini, didorong oleh optimisme terkait AI, meskipun ketidakpastian mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz dan pembicaraan yang melibatkan Iran, Oman, dan Amerika Serikat (AS) terus menekan pasar minyak dan pelayaran. (Wahyu Dwi Anggoro)