Sementara untuk NGC akan digunakan sebagian biaya pembangunan BatangDC untuk mencapai kapasitas sampai dengan 60 MW, biaya dan pengeluaran sehubungan fasilitas pinjaman dan bunga selama masa konstruksi.
Dukungan fasilitas pinjaman ini semakin memperkuat likuiditas MGLV dalam mengembangkan data center. Selain pinjaman, perseroan juga merencanakan penambahan modal melalui rights issue dengan target dana sebesar Rp2,54 triliun.
Selain itu, MGLV juga meraih suntikan dana berupa pinjaman pemegang saham (shareholder loan) sebesar Rp4 triliun dari pengendali, PT Nextier Datamate Center (NDC).
(Rahmat Fiansyah)